Sabtu, 19 Maret 2011

VitamIN PaDa IkaN

IKAN terdiri dari ikan air tawar dan ikan laut. Keduanya adalah makanan sumber protein yang
sa-ngat penting untuk pertumbuhan tubuh. Ikan mengandung 18 persen protein terdiri dari
asam-asam amino esensial yang tidak rusak pada waktu pemasakan.
Kandungan lemaknya 1-20 persen lemak yang mudah dicerna serta langsung dapat digunakan
oleh jaringan tubuh. Kandungan lemaknya sebagian besar adalah asam lemak tak jenuh yang
dibutuhkan untuk pertumbuhan dan dapat menurunkan kolesterol darah.
Macam-macam ikan mengandung jumlah lemak yang bervariasi, ada yang lebih berlemak dan
ada yang kurang berlemak. Lemak merupakan salah satu unsur besar dalam ikan, unsur
lainnya adalah protein, vitamin, dan mineral. Orang telah menyadari makan ikan dari laut dan
air tawar lebih baik nilai gizinya, namun hanya orang di pesisir yang gemar makan ikan laut.
Orang di daerah pedalaman jarang mengkonsumsi ikan laut, mungkin karena kesegarannya
kurang terjamin sehingga bisa mengubah rasa ikan tersebut. Di daerah pedalaman yang ada
sungai, empang, dan danau tentu banyak ikan air tawar yang tidak kalah nilai proteinnya dan
juga bermanfaat untuk pertumbuhan tubuh.
Hasil penelitian menunjukkan, ikan mengandung protein yang berkualitas tinggi. Protein dalam
ikan tersusun dari asam-asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan. Selain itu
protein ikan amat mudah dicerna dan diabsorpsi. Selain ikan memang daging unggas, telur,
susu, merupakan bahan makanan sumber protein yang berkualitas tinggi. Asam-asam amino
yang dikandungnya cukup banyak dan bervariasi sesuai yang dibutuhkan tubuh.
Para ahli menemukan, komposisi asam-asam amino dalam bahan makanan hewani sesuai
dengan komposisi jaringan di dalam tubuh manusia. Oleh karena ada kesamaan ini maka
protein dari ikan, daging, susu, unggas, dan telur mempunyai nilai gizi yang tinggi.
Ikan sering disebut sebagai makanan untuk kecerdasan. Ikan sebagai makanan sumber protein
yang tinggi. Kalau dalam menu sehari-hari kita menghidangkan ikan, maka kita memberikan
sumbangan yang tinggi pada jaringan tubuh kita. Absorpsi protein ikan lebih tinggi dibandingkan
daging sapi, ayam, dan lain-lain. Mengapa demikian?
Daging ikan mempunyai serat-serat protein lebih pendek daripada serat-serat protein daging
sapi atau ayam. Oleh karena itu ikan dan hasil produknya banyak dimanfaatkan oleh
orang-orang yang mengalami kesulitan pencernaan sebab mudah dicerna.
Vitamin yang ada dalam ikan juga bermacam-macam, yaitu vitamin A, D, Thiamin, Riboflavin,
dan Niacin. Ikan juga mengandung mineral yang kurang lebih sama banyaknya dengan mineral
yang ada dalam susu seperti kalsium, phosphor, akan lebih tinggi dibandingkan dengan susu.
Ada dua kelompok vitamin dalam ikan yaitu larut dalam air dan larut minyak. Yang larut dalam
minyak yaitu vitamin A dan D, yaitu dalam minyak ikan.

Minyak ikan ini banyak dimanfaatkan pemberiannya pada anak-anak. Vitamin yang larut dalam
air dan terdapat dalam ikan adalah 4 macam vitamin tergolong dalam famili vitamin B, yaitu B6,
B12, Biotin, dan Niacin. Jumlah vitamin ini lebih banyak terdapat pada daging ikan yang
berwarna lebih gelap, dan dari daging ikan yang berwarna putih jumlah vitamin-vitamin B-nya
hampir sama banyaknya dengan jumlah vitamin di dalam daging sapi atau ayam.
Mineral dalam ikan IKAN mengandung banyak mineral termasuk magnesium, phosphor,
iodium, fluor, zat besi, copper, zinc, dan selenium. Ikan dari laut banyak mengandung iodium,
demikian juga hasil laut lainnya. Iodium sangat penting untuk mencegah penyakit gondok.
Orang-orang di pegunungan yang banyak menderita sakit gondok, antara lain disebabkan
jarang makan ikan laut. Kekurangan iodium yang dialami ibu sejak mengandung bayinya akan
mengakibatkan bayi yang lahir kretin, dan juga bisa terjadi mental retarded atau IQ-nya rendah.
Oleh karena itu pemerintah sekarang membuat peraturan menambahkan iodium pada setiap
garam dapur yang dijual di pasaran. Ikan bukan sebagai sumber kalsium kecuali kalau bisa
dimakan dengan tulangnya. Selenium merupakan mineral yang terdapat dalam ikan dan dalam
tubuh kita bekerjasama dengan vitamin E sebagai zat antioksidan untuk memperlambat
oksidasi asam-asam lemak tak jenuh. Selenium bersama vitamin E mempertahankan elastisitas
jaringan dan bila selenium kurang di dalam tubuh maka akan terjadi premature aging, yaitu
suatu keadaan di mana seseorang tampak lebih tua dari umurnya.
Oleh karena itu makanlah ikan terutama ikan laut banyak-banyak supaya premature aging bisa
dicegah dan orang akan merasa lebih muda dari umurnya serta lebih aktif. Ikan juga
mengandung banyak fluor.
Anak-anak yang cukup mendapat fluor di dalam makanannya giginya lebih sehat. Hal ini bisa
dilihat dari anak yang hidup di pantai insiden sakit gigi jarang ditemui. Agar orang gemar makan
ikan, banyak cara mengolah yang tersebar di Nusantara dengan tradisi masing-masing daerah
yang bisa dipelajari supaya banyak variasi dalam pengolahannya.
Selain sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, ikan juga mudah didapatkan karena negeri
kita negeri kepulauan. Namun mengapa masih ada masyarakat yang menolak makan ikan?
Oleh karena itu seorang ibu yang bijak sebaiknya mengenalkan ikan sejak anak bayi lewat nasi
tim, karena nilai gizinya yang tinggi untuk pertumbuhannya juga supaya kalau besar anak akan
gemar makan ikan. Kerang-kerangan juga sama dengan ikan mengandung protein dan mikro
mineral yang sangat dibutuhkan tubuh.
Hidangkanlah menu ikan dalam menu sehari-hari. Supaya tidak bosan berilah variasi hidangan
dari Nusantara sekaligus memperkenalkan selera dari Nusantara yang sangat kaya akan aroma
bumbu tradisional dan mempunyai unsur kesehatan juga.

Protein
Kandungan protein ikan lebih tinggi dari protein serealia dikacang-kacangan, setara dengan daging , sedikit dibawah telur
Protein ikan sangat mudah dicerna, sehingga baik bagi balita yang system pencernaannya belum sesempuna orang dewasa.
Protein ikan mengandung berbagaui asam amino dalam bentuk yang mendekati asam amino didalam tubuh manusia. Komposisi asam amino protein ikanjuga lebih lengkap disbanding bahan makanan lain, salah satunya taurin, sangat bermanfaat merangsang pertumbuhan sel otak balita.

Lemak
Asam lemak ikan merupakan asa lemak essensial yang sifatnya tidak jenuh. Asam lemak tidak jenuh sangat bermanfaat sangat bermanfaat untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan menjaga kestabilan kadar kolesterol lagi.
Beberapa ikan yang berasal dari laut dalam seperti salmon, tuna, sarden dan makarel, mengandung asam lemak yang tergabung dalam kelompok asam lemak omega 3. Yang paling dominan dari kelompok ini adalah asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA). Keduanya bermanfaat dalam menurunkan kolesterol dalam darah dan meningkatkan pertumbuhan sel-sel otak sikecil

Vitamin
Vitamin A: banyak terdapat pada minyak hati ikan bermanfaat mencegah kebutaan pada anak.
Vitamin D: selain terdapat dalam daging ikan, juga pada telur serta minyak hati ikan. Vitamin ini penting bagi pertumbuhan dan kekuatan tulang.
Viatamin B6 : embantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan kerusakan syaraf.
Vitamin B 12 bermanfaat dalam pembentukan sel-sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi jantung juga kerusakan syaraf

Mineral
Zat besi: jauh lebih mudah diserap tubuh ketimbang dari sumber lain seperti serealia atau kacang-kacangan. Zat besi membantu mencegah terjadinya anemia.
Yodium: mencegah terjadinya penyakit gondok serat hambatan pertumbuhan anak, bahkan juga kecerdasannya.
Selenium: berperan membantu metabolisme tubuh dan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas, antioksidan bisa mencegah terjadinya penyakit degeneratif seperti jantung koroner.
Seng: membantu kerja enzim dan hormone.
Fluor: menguatkan serta menyehatkan gigi skecil.

Sayangnya , untuk bbeberapa balita, ikan, terutama yang bersal dari laut, mengandung senyawa yang mengandung senyawa penyebab alergi . Karena itu jika balita memiliki reaksi seperti timbul ruam dan gatal , dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

sumber : – http://www.kompas.com/swara/index.htm
- info-sehat.com

Tidak ada komentar: